Winda Dwi Prananda

This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Winda Dwi Prananda

This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Winda Dwi Prananda

This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Winda Dwi Prananda

This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Winda Dwi Prananda

This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 24 Juni 2011

Sendiri


Ketika rasa sepi datang menghampiri
Biarkan perasaan ini terus memangil-manggil dari kejauhan langit.
Menatap kosong penuh peluh dengan hembusan nafas tersesak
Dan menggigil dingin tersapu angin bersahutan dalam rintik hujan


Baru beberapa saat rasanya aku tersenyum melihat tingkahmu
Dan baru saja kemaren dekapan terasa hangat
Merengkuhku dalam dekapan cintamu
Semakin haripun sendu mengikis waktu

Merantai tangan dengan duri keindahan mawar yang tak terjamah
Lalu memenjarakan jiwa dalam kerinduaan yang teramat menyiksa


Aku lelah berada dalam kerinduan ini
Seringnya aku tenggalam dalam genangan air mata
Agar engkau kembali saat aku terjaga
Namun...

Aku hanya punya bekal mimpi semalam darimu
Untuk selalu aku simpan di perjalanan siang sampai petangku
Di saat menantimu

Ingin aku ulang waktu
Agar segera aku mengusap wajahmu, membelaimu
Membiarkanmu bersandar di bahuku
Mencurahkan resah dan gelisah yang membelenggu

Berbagi kasih dan cinta yang membelah jiwa
Merasakan desah nafas dan mendengar detak jantungmu
Lalu aku bisikan perlahan di telingamu
Keindahan cinta yang tumbuh di tengah hatiku
Juga bahagia hari esok yang ingin ku lewati
Tentang cita-cita dan impian
Tentang besarnya cintaku untukmu

Aku, Kamu dan Kita

Pada awalnya mungkin sebagian dari kamu ada yang senang, karena tidak lagi dikekang. atau terlalu banyak larangan. Bahkan tidak pernah diizinkan traveling bersama teman-temanmu. Tapi sadarkah kamu, ketika orang tua kita merelakan kepergian kita jauh dari rumah. Mereka melawan sejuta alasan dan kekhawatiran yang ada di benak mereka. Siapa yang tau, ternyata dibalik ketidakpeduliannya, mereka sangat memikirkan mu, masa depan mu, kebahagiaan mu. Semua pertimbangan “ DEMI KAMU” mereka menangkan.


I don’t know what to say, but satu hal yang telah ku sadari setelah jauh dari mereka. Aku sadar setiap kali aku menelepon, terdengar samar suara tangis mama. Saat aku dirumah mungkin mama selalu mencari cara untuk bertengkar dengan ku. Tapi aku salah, ternyata setelah aku kembali pergi kuliah, bibi berkata padaku “mama mungkin cari perhatian. Setelah kamu pergi, mama selalu menangis di kamar mu”


Kadang saat aku mengingat itu, aku menangis sendiri tanpa sebab. Menangis tiada henti sambil memikirkan mama. Mama yang diam diam mencium kening ku di saat aku tidur (pernah ku buktikan dengan cara berpura pura tidur). Mama yang menjadi sandaran saat ga ada yang bersedia disamping ku, walaupun itu ga selalu dilakukannya. Papa yang mengajari ku begitu banyak hal, bahkan selalu menyediakan semuanya untukku, meskipun terkadang hal itu tidak begitu penting. Mereka yang memberiku keyakinan bahwa aku bisa, dan aku hebat dalam suatu hal yang tidak ada pada orang lain.

See, thia is what I am now. Hampir semua hal yang dulu aku mimpikan sekarang terlaksana. Cause of u both :*

Mungkin posting kali ini memberi sedikit pencerahan. Read it




SEKEDAR MENGINGATKAN SIAPA TAU TERLUPAKAN


Oleh Risa Margaretta pada 31 Maret 2011 jam 22:33

Satu malam satu lembar saja! Diam, renungkan dan mulailah menuliskannya dan membacanya keras" :

Bukankah janjimu pada orang tuamu ingin jadi SARJANA ??!! Janganlah membuat mereka meneteskan air mata! Bukankah harapan mereka tidak dipaksakan dan mengada-ada ??!! Mereka orang tua kita hanya ingin melihat aku, kamu, kita menjadi SARJANA!!! Baju toga itu mengeringkan semua keringat mereka! Menghapus air mata mereka! Membayar semua pengorbanan mereka! Menghilangkan gurat lelah mereka yang membanting tulang setiap hari bekerja keras hanya ingin melihat anaknya menjadi seorang SARJANA!!


INGAT !! bukan emas ataupun permata yang mereka pinta sebagai bentuk balas jasa!! Mereka hanya ingin mendengar kata sederhana "ma..pa..anakmu pulang dan telah jadi SARJANA !!! SARJANA di sini dalam tanda kutip BUKANLAH GELAR BELIAN! SARJANA di sini adalah hasil jerih payah aku, kamu, kita selama 5 tahun menuntut ilmu di kota orang! bukanlah SARJANA hasil dari skripsi ketikan orang!!


LUPAKAH KAU waktu mereka mengantarmu ke kota??!! Mereka pulang lalu bercerita kepada siapa saja bahwa buah hati mereka sekarang sedang mengenyam pendidikan tinggi d kota orang n menjadi calon SARJANA!!! HEI !!! Brother ... sister ... aku, kamu, dia, kita semua sama punya satu tujuan dan satu janji. BANGGAKAN MEREKA !! WUJUDKAN mimpi mereka, orang tua kita yang setiap malamnya selalu memanjatkan doa untuk kesuksesan putera puterinya!! Come on guys bangun dari buaian kota. Sadarlah bahwa kita punya orang-orang tersayang yang menunggu kita di rumah. Mari kita sama-sama berjuang untuk memberikan hadiah terindah untuk kedua malaikat hati kita :)


"Mom ... Dad .. wait me ya!!! I love U mom ... I miss U daddy :) "

Kamis, 23 Juni 2011

Suara Hati

Ku pastikan belahan jiwamu
selalu ada di samping sisi hatimu

Kau tak akan sendiri
Karna tanpa kau sadari
jiwaku, hati dan pikiranku selalu hadir menemanimu
di setiap waktu

Tak henti memikirkanmu
walau kadang kau tak pernah coba tuk
sejenak memahamiku

Terkadang kau buat aku terhanyut
oleh sunyi dan sepi
Melewati malam yang indah walau tak berarti

Tahukah kamu,
seringnya ku tak sanggup menahan air mata yang jatuh melewati pipi

Menahan sakit ini sendiri
Ingin aku berlari dan tak akan kembali

Dan jika itu harus terjadi
Ku harap takkan pernah kau sesali

Mendeteksi dia berselingkuh

Pacar kamu berselingkuh???

Ya, ini yang sering terjadi. Artinya, dia bukan cuma milik kamu seorang, tapi juga milik cewe lain.
Iiiiihhhh...ogah banget kan? Iya, tapi jangan jadi terpaku pada sebuah ketakutan. Cobalah lakukan penyelidikan kecil untuk membuktikan benar tidaknya dia berselingkuh.
Delapan saja dari 16 gejala ini terbukti, kamu bisa menarik kesimpulan pacar kamu memang benar berselingkuh.

1.Dia ogah jalan berdua dengan kamu di depan orang banyak

2.Dia sering membatalkan janjinya secara mendadak tanpa alasan yang meyakinkan

3.Dia sering membaca ramalan bintang yang bukan bintang kamu atau bintangnya

4.Dia suka menyambut ajakanmu dengan wajah memberenggut. Padahal dulu dia selalu bersikap manis

5.Jadwal kedatangannya ke rumahmu berubah drastis. Kalau dulu seminggu dua kali, misalnya, sekarang menjadi seminggu sekali. Malah sering dalam seminggu dia tak menampakkan batang hidungnya

6.Penampilan dia menjadi lain dari biasa

7.Dia tiba-tiba melarang kamu sering menelepon atau mampir ke rumahnya tanpa alasan yang pasti

8.Dia sering mengeritik kamu dan kritikan itu tampak terlalu mengada-ada

9.Dia sering menceritakan tipe cewek lain yang bukan tipemu

10.Dia enggan memperkenalkan kamu kepada teman atau sahabat dekatnya

11.Dia tak suka kamu terlalu banyak bertanya tentang kegiatannya selama tak bertemu denganmu

12.Dia makin mudah terpancing amarah

13.Dia sering salah tingkah jika menjawab panggilan HP-nya

14.Dia sering tiba-tiba menyudahi pembicaraan bila sedang berbicara dengan kamu di telepon

15.Sering ada nomor telepon asing yang muncul di HP-nya

16.Sering ada benda-benda feminin di sekitarnya, misalnya tas, dompet, atau mobilnya.


Nah, bila terbukti berselingkuh, apa yang harus kamu lakukan?


Cari kepastian sekali lagi
Agar lebih meyakinkan, paling bagus kamu mencari kepastian sekali lagi. Lewat teman, sahabat, atau saudaranya yang kamu kenal dekat. Sedapat mungkin carilah bukti dan fakta.


Jangan diam saja
Bukti dan fakta tentang pacar lainnya sudah ada di tanganmu. Ternyata memang benar dia berselingkuh. Lalu, apa yang harus kamu lakukan? Ya, jangan diam saja dong. Bila dibiarkan saja, bisa makan hati. Selain itu, bisa menimbulkan simtom-simtom psikis semacam depresi atau marah yang membuat kamu jadi menderita. Bahkan boleh jadi bisa menyebabkan gairah hidup kamu jadi menurun drastis. Lakukan aksi, ini yang di anjurkan.


Hindari “Perang”
Adakan aksi boleh saja tapi jangan langsung menyatakan “Perang”. Apalagi perang dengan pihak ketiga yang menjadi pacar simpanannya. Rugi, ah. Selain rugi, kamu bisa malu. Orang akan mengira kalian berantem hanya karena memperebutkan cowok. Padahal dunia kan tak Cuma selebar daun kelor. Tindakan paling tepat kamu lakukan adalah:

Ajak dia berbicara empat mata
Katakan pada dia bahwa kamu sudah tahu perbuatannya di luar. Bila dia berusaha mengelak, tunjukkan bukti-bukti yang ada. Lalu, minta dia mengemukakan alasan mengapa tega berbuat begitu kepadamu, yang sudah setengah mati setia kepadanya.


Beri ultimatum
Pada akhirnya memang kamu harus memberi ultimatum kepada pacar kamu. Katakan begini, “Pilih dia atau saya”. Sedapat mungkin berusahalah bersikap tegas agar dia menganggap kamu serius. Jika dia diam saja atau ragu-ragu menjawab, itu pertanda dia lebih memilih pacar simpanannya. Jadi, kamu harus melakukan tindakan:

Putuskan hubungan
Ya, ini jalan terbaik. Daripada kamu berharap dia bisa kembali setia kepadamu lebih baik putuskan saja. Masih banyak cowok lain yang lebih bisa di andalkan dibanding dia. Dan mereka itu ada di sekelilingmu. Tergantung bagaimana kamu bersikap agar mereka berani mendekatimu. Itu tadi jika dia memilih pacar simpanannya. Kalau dia lebih memilih kamu, apa yang harus kamu lakukan?


Pikirkan matang-matang
Pikirkan matang-matang apakah omongannya itu memang bisa dipercaya. Bukan apa-apa, sewaktu pertama kali bertemu dengan kamu, dia juga mengatakan hanya kamu seorang yang ada di hatinya. Buktinya, dia tega berselingkuh. Itu kan tidak bisa dipercaya namanya. Mau menerima kembali atau tidak, itu sih tergantung kamu saja. Yang penting kamu ingat omongan para ahli urusan asmara yang berbunyi begini, “ORANG YANG PERNAH MELAKUKAN PERSELINGKUHAN BESAR KEMUNGKINAN AKAN MEMBAWA KEBIASAANNYA ITU KAPAN PUN DAN DENGAN SIAPA PUN IA PACARAN”

*dikutip dari buku pacaran sehat 'Rudy S. Pontoh 

Senin, 20 Juni 2011

Merenungi Orang-orang yang Kita Kasihi

Terkadang ada saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam,hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu,lalu memeluknya erat-erat. Ketika pintu bahagia tertutup,pintu yang lain terbuka.

Terkadang seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup, Hingga kita tidak melihat pintu yang lain yang telah terbuka bagi kita. Jangan percaya penglihatan, penglihatan dapat menipu. Jangan percaya kekayaan,kekayaan dapat sirna. Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum, Sebab hanya senyumlah yang di butuhkan untuk mengubah hari gelap menjadi terang. Carilah dia yang dapat membuat hatimu tersenyum,angankan apa yang ingin engkau angankan. Pergilah kemana engkau ingin pergi, jadilah seperti yang engkau kehendaki, sebab hidup hanya satu kali dan engkau hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala yang ingin engkau lakukan.

Semoga engkau memiliki cukup kebahagiaan untuk membuatmu tersenyum. Cukup cobaan untuk membuatmu kuat.cukup penderitaan untuk tetap menjadikanmu manusiawi dan Cukup penghargaan untuk membuatmu bahagia. Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu. Mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka. Masa depan yang gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu. Engkau tidak akan dapat maju dalam hidup,hingga engkau melepaskan segala kegagalan dan sakit hatimu.

Ketika engkau dilahirkan,engkau menangis, sementara di sekelilingmu tersenyum. Jalani hidup sedemikian rupa, hingga akhirnya engkaulah yang satu-satunya tersenyum. Sementara orang-orang di sekelilingmu menangis.


Kirimkan pesan ini kepada mereka yang berarti bagimu.
Kepada mereka yang menyentuh hidupmu dengan suatu atau lain cara.
Kepada mereka yang membuatmu tersenyum, ketika engkau sungguh membutuhkannya.
Kepada mereka yang membuatmu melihat sisi baik dari segala hal ketika engkau jatuh.
Kepada mereka yang persahabatanya engkau hargai. Kepada mereka yang begitu dalam di hidupmu.
Jika engkau tidak mengirimkannya jangan khawatir, tak ada hal buruk yang akan menimpamu.
Hanya saja engkau kehilangan satu kesempatan untuk menyemarakan hari seseorang dengan pesan ini.
Jangan hitung tahun-tahun yang telah lewat, tapi hitunglah saat-saat yang indah
Hidup tidak di ukur dengan banyaknya nafas yang kita hirup,melainkan dengan saat-saat dimana kita menarik nafas kebahagiaan.