Jumat, 24 Juni 2011

Aku, Kamu dan Kita

Pada awalnya mungkin sebagian dari kamu ada yang senang, karena tidak lagi dikekang. atau terlalu banyak larangan. Bahkan tidak pernah diizinkan traveling bersama teman-temanmu. Tapi sadarkah kamu, ketika orang tua kita merelakan kepergian kita jauh dari rumah. Mereka melawan sejuta alasan dan kekhawatiran yang ada di benak mereka. Siapa yang tau, ternyata dibalik ketidakpeduliannya, mereka sangat memikirkan mu, masa depan mu, kebahagiaan mu. Semua pertimbangan “ DEMI KAMU” mereka menangkan.


I don’t know what to say, but satu hal yang telah ku sadari setelah jauh dari mereka. Aku sadar setiap kali aku menelepon, terdengar samar suara tangis mama. Saat aku dirumah mungkin mama selalu mencari cara untuk bertengkar dengan ku. Tapi aku salah, ternyata setelah aku kembali pergi kuliah, bibi berkata padaku “mama mungkin cari perhatian. Setelah kamu pergi, mama selalu menangis di kamar mu”


Kadang saat aku mengingat itu, aku menangis sendiri tanpa sebab. Menangis tiada henti sambil memikirkan mama. Mama yang diam diam mencium kening ku di saat aku tidur (pernah ku buktikan dengan cara berpura pura tidur). Mama yang menjadi sandaran saat ga ada yang bersedia disamping ku, walaupun itu ga selalu dilakukannya. Papa yang mengajari ku begitu banyak hal, bahkan selalu menyediakan semuanya untukku, meskipun terkadang hal itu tidak begitu penting. Mereka yang memberiku keyakinan bahwa aku bisa, dan aku hebat dalam suatu hal yang tidak ada pada orang lain.

See, thia is what I am now. Hampir semua hal yang dulu aku mimpikan sekarang terlaksana. Cause of u both :*

Mungkin posting kali ini memberi sedikit pencerahan. Read it




SEKEDAR MENGINGATKAN SIAPA TAU TERLUPAKAN


Oleh Risa Margaretta pada 31 Maret 2011 jam 22:33

Satu malam satu lembar saja! Diam, renungkan dan mulailah menuliskannya dan membacanya keras" :

Bukankah janjimu pada orang tuamu ingin jadi SARJANA ??!! Janganlah membuat mereka meneteskan air mata! Bukankah harapan mereka tidak dipaksakan dan mengada-ada ??!! Mereka orang tua kita hanya ingin melihat aku, kamu, kita menjadi SARJANA!!! Baju toga itu mengeringkan semua keringat mereka! Menghapus air mata mereka! Membayar semua pengorbanan mereka! Menghilangkan gurat lelah mereka yang membanting tulang setiap hari bekerja keras hanya ingin melihat anaknya menjadi seorang SARJANA!!


INGAT !! bukan emas ataupun permata yang mereka pinta sebagai bentuk balas jasa!! Mereka hanya ingin mendengar kata sederhana "ma..pa..anakmu pulang dan telah jadi SARJANA !!! SARJANA di sini dalam tanda kutip BUKANLAH GELAR BELIAN! SARJANA di sini adalah hasil jerih payah aku, kamu, kita selama 5 tahun menuntut ilmu di kota orang! bukanlah SARJANA hasil dari skripsi ketikan orang!!


LUPAKAH KAU waktu mereka mengantarmu ke kota??!! Mereka pulang lalu bercerita kepada siapa saja bahwa buah hati mereka sekarang sedang mengenyam pendidikan tinggi d kota orang n menjadi calon SARJANA!!! HEI !!! Brother ... sister ... aku, kamu, dia, kita semua sama punya satu tujuan dan satu janji. BANGGAKAN MEREKA !! WUJUDKAN mimpi mereka, orang tua kita yang setiap malamnya selalu memanjatkan doa untuk kesuksesan putera puterinya!! Come on guys bangun dari buaian kota. Sadarlah bahwa kita punya orang-orang tersayang yang menunggu kita di rumah. Mari kita sama-sama berjuang untuk memberikan hadiah terindah untuk kedua malaikat hati kita :)


"Mom ... Dad .. wait me ya!!! I love U mom ... I miss U daddy :) "

0 komentar:

Posting Komentar